BERGERAK UNTUK BERDAMPAK

Berbicara tentang relawan berarti berbicara tentang mimpiku. Mimpi yang berawal sejak aku duduk di bangku SMP. Berawal dari sebuah buku yang ku baca dan salah satu siaran televisi yang menarik perhatianku terhadap dunia relawan, Dulu sempat berfikir mungkin menjadi relawan itu akan menyenangkan. Dengan sebuah motivasi ingin membantu anak-anak di pelosok sana agar bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Sepertinya akan seru jika bisa berbagi ilmu pengetahuan dan berbagi pengalaman kepada mereka.

Tapi, mimpi tanpa pergerakan adalah sebuah kebohongan. Semakin dewasa sudah saatnya mulai bergerak untuk berdampak. Aku berfikir terlalu jauh ingin membantu orang-orang di pelosok sana, itu pun bukan hal yang salah juga. Namun sepertinya aku sadar sebelum aku melangkah jauh keluar sana, seharusnya lingkunagn sekitarku yang lebih dulu ku bantu.

Kehadiran Industri 5.0 adalah untuk menciptakan keseimbangan antara kemajuan teknologi digital, kemajuan ekonomi paralel dengan penyelesaian masalah sosial. Industri 5.0 identik dengan sinergi peradaban manusia dan teknologi digital tanpa menghilangkan jati diri manusia yang sesungguhnya.



 

Maka untuk menyeimbangi kemajuan teknologi tersebut, perlu adanya edukasi dan bimbingan terhadap masyarakat mengenai penggunaan teknologi yang semestinya. Disinilah peraln Relawaan TIK di butuhkan. Memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang penggunaan teknologi yang tepat agar tidak terjarjadi penyalahgunaan, menjelaskan dampak positif dan negative dari penggunaan teknologi, membantu masyarakat agar menjadi masyarakat informatif dan menciptakan masyarakat yang melek digital.

Sudah saatnya kita bergerak untuk berdampak, dimulai dari diri kita sendiri dan lingkungan sekitar. Satu langkah kecil kebaikan  yang kita lakukan sekarang mungkin akan sangat berdampak dimasa depan. Karna sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk yang lainnya. 

 

 

 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Giriawas, Rekomendasi Wisata Untuk Keluarga

Aku Kamu Dan KIsah Hijrah Kita