POTRET RELWAN TIK DI MASYARAKAT

Perkembangan sistem informasi yang sedemikian pesatnya telah membawa dunia memasuki era baru yang lebih cepat dari yang pernah dibayangkan sebelumnya. Laju perkembangan sistem informasi ini mempengaruhi hampir semua kegiatan manusia, mulai dari kegiatan bekerja, bisnis bahkan dengan kegiatan sehari-hari manusia membutuhkan teknologi sebagai sumber informasi.

Salah satu tujuan pengembangan teknologi informasi yaitu untuk mencerdaskan masyarakat agar dapat beradaptasi dengan perkembangan era teknologi saat ini. Namun, dibalik dampak positif terdapat juga dampak negatif atas perkembangan teknologi informasi dan komunikasi hari ini, salah satunya pengaruh terhadap perilaku sosial, maraknya penipuan online, Antisocial Behavior.

Namun tentu saja, dibalik kemajuan teknologi informasi hari ini tersimpan ancaman yang tentunya patut menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat. Selain maraknya penyalahgunaan teknologi informasi oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggungjawab, bertebarannya kabar keliru pun seakan menjadi bagian yang melekat dalam perkembangan teknologi informasi saat ini.

Untuk mengatasi kesenjangan digital ini, perlu adanya sinergi serta kolaborasi berbagai pihak baik komunitas, pemerintah, masyarakat, juga stakeholder lainnya. Salah satu yang hadir untuk mengatasi kesenjangan digital ini adalah Reelawan TIK . Merujuk pada visi relawan TIK Indonesia, bahwasannya Relawan TIK adalah sebagai pribadi, sekaligus warga masyarakat unggulan yang siap siaga mengemban misi sosial, kemasyarakatan dan kemanusiaan bagi pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan/penguasaan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi untuk kemaslahatan masyarakat dan kemajuan bangsa.

Selain Misi, Tujuan utama pembentukan Relawan TIK adalah untuk melakukan transformasi pemahaman TIK yang sehat bagi masyarakat guna mengentaskan kemiskinan dan kesenjangan digital sekaligus sebagai Pelaksana Percepatan Penciptaan masyarakat melek internet dengan target penetrasi Internet 50%. Hal ini sesuai dengan visi pemerintah untuk mewujudkan masyarakat informasi Indonesia 2015.


Saat ini Relawan TIK di Indonesia selalu melakukan berbagai pergerakkan dalam bidang IT yang juga turut membantu pemerintah. Relawan TIK Indonesia sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan yang bersifat mandiri tanpa berpihak kepada siapapun. Relawan TIK dapat membantu pemerintah dalam mensosialisasikan berbagai program mengenai penggunaan akses informasi (Internet) dan tidak hanya itu berharap para Relawan TIK juga bisa membantu pemerintah menjaga keamanan dalam bidang IT.

Dari tahun ke tahun, Relawan TIK terus terbentuk juga bertambah anggotanya di berbagai daerah di Indonesia.  Di tahun 2021 , Relawan TIK siap melakukan Literasi Digital Secara Masif dan Masal kepada masyarakat Indonesia. Tema kegiatan literasi digital yang dilakukan, disesuaikan dengan cetusan pemerintah  dalam Peta Literasi Digital Indonesia. Tema-tema tersebut antara lain Digital Skills, Digital Safety, Digital Ethics, dan Digital Culture.

Relawan TIK tidak hanya fokus pada program literasi digital, hal lain yang dilakukan adalah menginisiasi lahirnya para penggerak literasi digital di berbagai daerah. Banyak ragam inisiasi Relawan TIK dalam kegiatan literasi digital Indonesia yang disesuaikan dengan tema dan kebutuhan lokal, juga mendukung kebutuhan nasional yang dicetuskan oleh berbagai stakeholder. Salah satunya adalah upaya penguatan ekonomi digital Indonesia.

Tak hanya berkiprah di dalam Negeri, dibawah kepemimpinan Fajar Eri Dianto, Relawan TIK juga berkiprah di luar negeri,  buktinya dalam tiga tahun terakhir ini Relawan TIK selalu masuk kategori pada Kompetisi penghargaan bergengsi PBB untuk bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) atau the World Summit on the Information Society (WSIS).


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Giriawas, Rekomendasi Wisata Untuk Keluarga

Aku Kamu Dan KIsah Hijrah Kita